Selasa, 06 Januari 2009

UNGKAPAN MAAF YANG INDAH TAHUN 2008

UNGKAPAN MAAF YANG INDAH TAHUN 2008



Meski tangan tak berjabat
Bibir tak berucap
Mata tak bertatap
Izinkan hati terpaut erat
Bersimpuh memohon maaf lahir bathin
Atas segala khilaf dan dosa
Di hari yang fitrah dan suci
Sambut hari kemenangan
Dengan sujud dan tasbih
Atas keagunganNya



Bila canda jadi luka
Amanah kadang terlupa
Lidah penuh berbisa
Hati salah menduga
Beralas ikhlas
Beratap doa
Moga kesalahan yang disengaja
Atau tidak disengaja
Mohon dimaafkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin



There’s no ivory
That doesn’t crack
There’s no human
Who has no mistake
Please gorgive me
For what I’ve
Done wrong to u
Minal Aidzin Wal Faidzin
….

Terkadang tercipta dosa dalam tawa
Terbesit luka dalam canda
Terlintas keangkuhan dalam senyuman
Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin




Matahari berdzikir
Angin bertasbih dan
Pepohonan memuji keagunganNya
Semua menyambut
Datangnya hari yang fitri
Mohon Maaf Lahir dan Batin



Sejuk air Wudhu
Sesuci AlQuran
Seindah alunan Zikir
Setulus hati
Untuk jalin kebersamaan
Semoga Silaturrahim
Selalu diantara kita
Mohon Maaf Lahir dan Batin



Melati putih indah berseri
Tanda putih berarti suci
SMS hadir pengganti diri
Tanda ingat Silaturrahim
Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin
..

Seiring gemuruh takbir
Jagad raya bertasbih
Desir angin kemenangan
Berhembus untuk menyeka
Segala luka dan khilaf yang tertoreh
Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin



Kuas-kuas detik tak sengaja
Pasti pernah melukis khilaf
Kadang bertinta dosa
Kelip mata pernah melirik salah
Sehelai dusta kadang pernah
Tersangkut di lidah
Sepasang kaki dan tangan
Pernah melangkah nakal
Tak ada yang kekal
Jika hidup adalah milikNya
Tak ada yang lebih indah
Dari keikhlasan saling memaafkan
Untuk mewarnai cahaya-cahaya suci
Di hari fitrah …
Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin



Beduk bergema
Takbir membahana
Ramadhan sirna Syawal tiba
Mari kita sambut Idul fitri dengan gembira
Iman semakin kita jaga
Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin


Semoga hati yang suci
Membawa kedamaian
Dalam hidup kita, amin
Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin




Kata yang tersusun menjadi kalimat
Mungkin telah menyakiti
Tindakan yang terjalin menjadi laku
Mungkin telah melukai
Ketidaktauan adalah tembok
Yang berada diantara dinding dan kebenaran
Dimana kata maaf
Mencoba menjembatani
Meski lambat terentang
Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin
….


Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin
Untuk semua khilaf dan salah
Untuk setiap lisan yang tak terjaga
Untuk hati yang berprasangka
Untuk sikap yang menyakitkan
Untuk janji yang terabaikan
Mari kita saling memaafkan
Adar taqwa jadi milik kita

….


Bengkulu, 31 Desember 2008





Hanifah Damanhuri




Sahabat adalah dia yang menghampiri kita
Ketika seluruh dunia menjauh
Bukan menghampiri kalau sedang butuh
Karena persahabatan itu
Seperti tangan dengan mata
Saat tangan terluka
Maka mata menangis
Saat mata menangis
Maka tangan menghapusnya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Saya tunggu komentar anda