Kamis, 22 November 2012

LAIN DARI BIASA (Loe Gue nya Bung Ricky Avenzora)



LAIN DARI BIASA (Loe Gue nya Bung Ricky Avenzora)

Santun
Lembut
Kata-kata yang terpilih
Dipakai orang
Ketika berdialog dengan pujaan
Berharap
Yang dipuja
Mendengarkan dan tersanjung

Tanpa ragu
Tanpa khawatir
Lain dari biasa
Sahabatku  Bung Ricky Avenzora alias Kelana Dunia
Yang multi talenta
Mengungkapkan perasaan dan fikirannya
Kepada pujaannya
Salahkah Kelana Dunia?


Padang, 11 Desember 2011


Hanifah Damanhuri


LOE dan Gue (puisi by : Kelana Dunia)

Gue tahu bahwa LOE udah pernah ngomong ke gue…tapi banyak yang gue lupa tuch isinya,…gimana dong?
Gue tahu bahwa LOE udah ingetin gue,…..tapi gue masih nggak ngerti yang LOE maksud,…gimana dong?
Gue tahu bahwa LOE udah kasih kesempatan gue…tapi masih sering terabaikan,….gimana dong?
Gue tahu bahwa kata orang lain….LOE udah keluarin banyak ancaman….tapi bagi gue itu bukanlah ancaman,…gimana dong?
LOE suruh gue berjanji…..maka sudah gue ikrarkan baik dalam hati dan fikiran..tapi memang suka kelupaan di badan…
LOE suruh gue menghadap…maka gue sudah menghadap…tapi memang sering ketinggalan…..
LOE suruh gue dengan semua suruhan LOE….maka gue udah coba kerjakan walaupun yang gue kerjain lebih sedikit dari yang gue tahu dari seluruh suruhan yang sudah LOE maklumatkan….
LOE suruh gue minta maaf,….maka sudah gue lakukan meskipun sekali permintaan maaf yang gue ucapkan lebih sering diikuti oleh ulangan kesalahan….
Orang bilang LOE sangat kejam kalau menghukum….
Orang bilang LOE sangat sadis kalau membalas……
Orang bilang LOE sangat bengis kalau marah…..
Orang bilang LOE juga adalah sangat baek nggak ada tandingan…….
LOE tahu nggak bahwa banyak yang penasaran sama LOE…….
LOE tahu nggak bahwa banyak yang sok tahu tentang LOE……
LOE tahu nggak bahwa banyak yang suka nakut-nakutin orang lain dengan bawa-bawa nama LOE……
LOE tahu nggak bahwa banyak yang berlindung dari kesalahannya di balik ketiak LOE………
LOE tahu nggak bahwa banyak yang nanya-nanyain LOE…..
LOE tahu nggak bahwa banyak yang nyariin LOE…..
LOE tahu nggak bahwa setiap yang nanyain LOE akhirnya hanya sering dapat jawaban yang ujung-ujungnya cuman sampai pada kalimat “itu adalah rahasia LOE”…..
LOE tahu nggak bahwa akhirnya banyak yang hanya ngegede-gedein nama dan sifat LOE aja dari pada LOE…..
LOE bilang bahwa gue harus ngenalin LOE supaya gue bisa sayang ke LOE sama seperti LOE sayang ke gue…..
LOE bilang bahwa gue harus kasih, sayang, jujur, adil, tepati janji dan jangan suka menolak permintaan tolong orang seperti LOE selalu kasih, sayang, jujur, adil dan menepati janji serta nggak pernah nolak permintaan gue…..
LOE marah nggak sich kalau gue bilang bahwa nggak mungkin kaleee gue bisa melakukan semua itu kalau ternyata benar kata orang itu bahwa gue nggak bakal bisa kenalin LOE selain cuman bisa ngenalin nama dan sifat LOE doang seperti kata mereka ke gue….
LOE mau ketawa nggak sich dibuatnya kalau gue bilang adalah bisa-bisa gue jadi males percaya sama LOE kalau memang LOE bilang bahwa apa yang dikatakan orang itulah yang betul dari pada fikiran dan rasa yang loe berikan ke gue…..
Ngomong-ngomong….gue mau nanya nich ama LOE……
LOE nggak marah kan ya kalau gue ngomong gini ke LOE…..
LOE pasti belain gue kan ya kalau ternyata ada orang yang marah-marah ke gue karena gue ngobrol dengan cari seperti ini dengan LOE….
LOE pasti tetap mau jadi TUHAN gue kan ya walaupun gue ngomong dengan kata LOE-gue gini dengan LOE…..
by Kelana Dunia on Sunday, September 4, 2011 at 4:18am

MAAFKAN AKU PAPA ( dari Nasehat Bung Ricky Avenzora)



MAAFKAN AKU PAPA (dari Nasehat Bung Ricky Avenzora)
Airmataku bergulir
Usai membaca “Kesedihan di Hati Seorang Ayah”
Karya Bung Ricky Avenzora
Ingat tingkah polahku selama ini

Beberapa poin dari tulisannya
Adalah aku banget
Yang telah membuat papa bersedih
Maafkan aku papa

Aku berdoa
Semoga Allah memberiku pertolongan dan petunjuk-Nya
Sehingga papa tak perlu lagi bersedih
Aku juga berdoa semoga Allah sayang pada papa

Padang, 8 Juni 2012


Hanifah Damanhuri


KESEDIHAN DI HATI SEORANG AYAH
 (Bung Ricky Avenzora, 20 Agustus 2011)
  • Ketika tangis mu parau diantara lantangnya tangisan bayi lain...
Ketika raga mu tak bisa mengajak engkau bermain....
Ketika indra mu tak mendukung mu untuk mengenal kehidupan yang lain...
Sayatan di hati seorang ayah akan membelah fikirannya menjadi dua,....semoga belahan tawakal untuk maju adalah lebih besar dari belahan malu dan menyembunyikan mu dalam kain. 
  • Ketika baju untuk mu sehelai tak terbeli...
Ketika sepatu sekolah mu kembali robek setelah dijahit berkali-kali....
Ketika uang sekolah mu terlambat membuat mu malu karena ditegur di sekolah kembali.....
Duka di hati seorang ayah akan menuntunnya berkata dalam hati "maafkan aku anak ku".....
  • Ketika polah mu mencelakai orang lain....
Ketika tingkah mu membelah cermin.....
Ketika laku mu menutup kata Aammiinn....
Torehan sembilu di hati seorang ayah akan menghancurkan tulang dan melantakkan sumsum nya yang tak akan tertampung oleh kafan yang menjadi arbain.... 
  • Ketika harta mu membusukkan jasad...
Ketika jabatan mu menyingkap aurat.....
Ketika nama mu menyebabkan orang mengumpat....
Kesedihan hati seorang ayah akan  membuat sang ayah kehilangan jalan di akhirat..... 
  • Ketika engkau fikir ayah mu tak mengenal dan menyayangi diri mu....
Ketika engkau hinakan sum-sum ayah dan rahim ibu mu.....
Ketika engkau tak tahu meletakan hutang nyawa dan hutang jiwa dalam hidup mu.....
Kepiluan di hati seorang ayah akan merabunkan matanya karena air mata yang beliau sembunyikan dalam menutup malu...
  • Ketika cahaya diri tak dikenal saat berkumpul di padang mashar.....
Ketika nafsi-nafsi terjadi di hadapan Yang Maha Besar.....
Ketika timbangan untuk mu diberati oleh hutang yang harus engkau bayar....
Kepedihan hati seorang ayah pasti akan membuat bergetarnya Tiang Arasy yang dimiliki oleh DIA YANG AKBAR. 

Top of Form
Bottom of Form

HARAPAN SEORANG GURU (Bung Ricky Avenzora)"



HARAPAN SEORANG GURU (Bung Ricky Avenzora)

Setelah kubaca tulisan sahabatku Bung Ricky Avenzora (RA)
Aku teringat padamu murid-muridku
Kemampuanku mungkin tak sama
Caraku tampaknya juga berbeda
Dibalik perbedaan
Ternyata ada kesamaan
Aku dan Bung RA  sama-sama mencintai murid-murid

Harapannya
Harapanku
Harapan para guru
Teruslah berjalan murid-muridku
Seperti yang dikatakan Bung RA alias Kelana Dunia

Padang, 7 Desember 2011


Hanifah Damanhuri



Puisi untuk muridku …..
TERUSLAH BERJALAN
 ( Kelana Dunia)


Teringatkah oleh mu ….
Ketika engkau ku sapa….engkau ku hina dan tak jarang pula engkau ku cerca….
Ketika engkau ku paksa bekerja….dan dengan tugas engkau ku siksa….
Engkau ku bujuk….engkau ku cinta…..engkau ku peluk tanpa kata-kata….
Teringatkah oleh mu…..
Ketika engkau melawan di dalam tingkah….apa yang tak engkau suka maka itulah yang aku perintah….
Ketika engkau tak sudi di dalam hati……apa yang engkau benci maka itulah yang aku sugi……
Ketika keberanian mu hanya di balik pintu….apa yang engkau kira maka itu lah yang aku berikan…..

Teringatkah oleh mu…….
Ketika asap rokok ku aku dahulukan dari pada keringat yang meleleh di dahi mu….
Ketika pujian yang engkau damba tak juga aku ucapkan…..
Ketika suara ku menggelegar memecah keheningan….

Teringatkah oleh mu…..
Ketika ujian tanpa tulisan…..
Ketika apa yang engkau tulis bermalam-malam hanya aku buang berantakan…..
Ketika tangis dan air mata mu malah aku balas dengan bentakan….

Teringatkah oleh mu….
Cerita kesedihan apa yang pernah aku paparkan….
Berita gembira apa yang pernah aku bayangkan…..
Tentang hidup seperti apa yang nanti harus engkau perjuangkan…..

Banyak buku belum selesai kita baca….dan banyak pengetahuan yang belum tuntas kita kunyah….
Tapi hidup harus lah tetap diteruskan…sehingga engkau harus segera enyah…..
Bangku-bangku itu akan terus berdebu….menanti lapuk menjelang patah…..
Guru-guru mu akan tetap di situ ….memanjatkan doa kiranya engkau segera menjadi bungah….

Terus lah berjalan…..langkah kan kaki kiri dan kanan…..
Teruslah berjalan……jangan pernah berhenti walaupun telah sampai di tujuan…
Teruslah berjalan……jangan lah mati karena penderitaan dan janganlah silau karena kefanaan…..
Teruslah berjalan……tak perlu engkau ragu ataupun takut akan ancaman……

Teruslah berjalan….langkah kan kaki kiri dan kanan…..
Teruslah berjalan….doa kami tak akan pernah henti walaupun rabun telah datang bersama kebutaan….
Teruslah berjalan….harapan kami tak akan putus walaupun daging telah lama hancur dalam haribaan….
Teruslah berjalan….jangan lupa bahwa engkau adalah dambaan masa depan……
Teruslah berjalan…teruslah berjalan…..

Teruslah berjalan…..jangan pernah engkau fikir bahwa herdikan tak akan terus kami lantangkan walaupun jiwa telah tak lagi berbadan…..
Teruslah berjalan…..jangan engkau kira kita telah putus hubungan walaupun matahari telah lelah memberi penerangan….
Teruslah berjalan…..agar esok hari kematian membawa senyuman….
(Kelana Dunia, 27 Ramadhan, 1432 H)

FILM KARYA BUNG RICKY AVENZORA



FILM KARYA BUNG RICKY AVENZORA

Tangan dingin sahabatku Bung Ricky Avenzora
Telah menghasilkan berbagai karya
Baik karya ilmiah maupun  karya seni
Yang bernilai tinggi dan mendunia

“Aku Hanyalah Seorang Hamba”
Kata Bung Ricky Avenzora
Mengenalkan dirinya pada dunia
Inilah diantara karyanya

Love Me As I Am

Sentani Expression of Heart

Uncle Black & Me/Mak Itam & Me

Aku Hanyalah Seorang Hamba                                                  (Dr.Ir. Ricky Avenzora, MSc)

Aku hanyalah seorang hamba….
Yang mencoba terus berusaha melangkah dalam perjalanan yang panjang,                 berangin dan berdebu…
Tidak pula pernah menjadi bagian dari hal yang berarti….
Melainkan hanyalah berharap kiranya Ibuku tidak perlu bersusah hati…..

Aku hanyalah seorang hamba…..
Tidak tahu akan kemana nasib ini…..
Kemana pun aku pergi belum tentu membuat satupun kebaikan….
Melainkan hanya berharap suatu hari nanti tidak akan mati untuk menyengsarakan…..

Aku hanyalah seorang hamba……
Sama sekali tidak memiliki hal yang berguna…..
Apapun yang pernah kubuat barangkali tak pernah bernilai adanya….
Melainkan hanya mencoba dan mencoba untuk menunaikan kewajiban hidup belaka…..

Aku hanyalah seorang hamba…..
Kepada MU aku seutuhnya ingin berserah diri……
Semata-mata hanya untuk Engkau Yang MAHA BESAR….
Guna tegaknya hakekat MU dan semua hamba MU…….

Aku hanyalah seorang hamba…..
Keridhaan MU harus aku cari dalam lautan-fikiran yang merajut dan terajut…..
Tanpa bantuan MU pasti aku akan tersesat dalam semua hal………
Tolonglah jangan pernah berhenti memberi aku petunjuk MU……

Aku hanyalah seorang hamba…….
Siapa pun bisa menyebut semua kebusukan untuk ku…..
Siapapun bisa menuntut pertanggungjawaban ku……
Hanya satu harapan ku,…                                                                                            yaitu kiranya ENGKAU tidak pernah menyesal menciptakan aku.

Terjemahan Bebas dari Just One of No Body; Kelana Dunia, 29 Agustus 2011)

JUST ONE OF NOBODY                                                            (Dr.Ir.Ricky Avenzora,MSc)

I am just one of no body….
Just trying to keep walking on the long road of windy and dusty….
Not ever also been belong to any extra ordinary…..
Just hoping my mother will never been in any misery….

I am just one of no body……..
No idea for any destiny………
To where I go probably not ever making any piece of harmony….
Just hoping one day will not be dying in melancholy…..

I am just one of no body……
Have nothing of any ready…..
To what I did was probaly never been in any compulsory…..
Just trying and trying to beable disbursing any liability…..

I am just one of no body….
To YOUR shoulder I want to bear myself totally…..
To the shake of the absolute of YOUR almighty….
For the great of YOU and humanity……

I am just one of no body….
For YOUR concurence I need to find the answer in the ocean-mind of shaggy…
Without YOUR help I will always lost in many….
Please do not ever stop to remind me……..

I am just one of no body……
Any may call me for what ever bumpy….
One might shoot me for any inanity….
Just hoping YOU will never feel sorry for having build me…..(kelana Dunia, 27 Ramadhan 1432 H)



Padang, 26 April 2012

Hanifah Damanhuri



Jumat, 06 Agustus 2010

WISUDA KE-61 UNIB

WISUDA KE-61 UNIB

Kemaren digelar wisuda ke-61 di UNIB
Kegiatan yang ke-4 kalinya kuikuti
Sebagai senat universitas mewakili fakultasku
Mendampingi ketua senat (Rektor) mewisuda mahasiswa

Sebenarnya kebahagiaanku
Bukan terletak pada jubah yang kupakai
Tetapi aku dapat menyaksikan langsung
Bagaimana detik-detik ketika mahasiswa diwisuda

Aku kagum pada Rektor
Yang selalu mengumbar senyum
Dan tak sedikitpun memperlihatkan wajah lelah
Padahal telah berdiri lama sekali

Rektor tersenyum dan memberi kode
Agar mahasiswa menunduk untuk dipindahkan jambulnya
Banyak juga ternyata yang lupa menunduk
Kadang ada yang lupa bersalaman

Wajah mahasiswapun
Walau sudah berdandan sangat istimewa
Tak selalu memancarkan wajah gembira
Seperti ada kabut sutra ungu

Untuk menghilangkan rasa jenuh
Selama proses wisuda berlangsung
Kadang kami membawa bacaan
Kadang mengobrol dan lain sebagainya

Wisuda ke-61 ini
Adalah wisuda terakhir yang akan kuikuti
Walau masa baktiku belum berakhir
Karena aku telah memutuskan untuk studi lanjut

Kali ini Prof Nanik istri dari Rektor
Tidak berada bersama kami seperti biasanya
Beliau duduk diantara para istri PR dan istri Dekan
Memandang kami dari bawah panggung

Usai acara wisuda
Kami dan para ibu-ibu tersebut
Bertemu di ruang anggota senat
Yang berfungsi untuk tempat istirahat dan ganti baju

Ketika tiba waktunya pulang
Aku berpamitan dengan para ibu-ibu
Sialnya telapak tanganku sedang aktif berproduksi
Sehingga telapak tanganku jadi basah

Aku temukan kedua telapak tanganku
Aku sodorkan ujung jariku ketika bersalaman
Ketika sampai di depan Prof Nanik
Beliau berdiri, memelukku dan bercipika-cipiki

“Kapan berangkat”, tanyanya padaku
Beliaupun menunjukkan rasa senang dan bangga
Atas semangat juang yang kumiliki
Tak lupa beliau mendoakan kesuksesanku

Alhamdulillah dan teimakasih Ya Allah
Telah Engkau kirim wanita cantik dan terhormat padaku
Untuk menyemangati aku
Aku merasa orang yang paling beruntung di dunia

Bengkulu, 6 Agustus 2010


Hanifah Damanhuri

Selasa, 03 Agustus 2010

SENYUMKU DERITANYA

SENYUMKU DERITANYA

Kubiarkan saja apa yang dilakukannya padaku
Menebarkan racun disekelilingku
Hingga racunnya bertebaran sampai ke ujung dunia
Barangkali hanya aku yang tahu
Aku sedang berhadapan dengan serigala berbulu domba
Sehingga dia aman dan nyaman diantara para domba

Tanpa pertolongan-Nya
Jelas aku tak mampu bernafas di udara yang beracun
Berkat Rahmat dan Kurnia-Nya
Aku selalu memperoleh udara yang segar
Walau di ruang lingkup yang kecil sekali
Yang membuatku tetap segar dan tegar

Tampil tanpa beban
Dengan senyum selalu bisa tersungging dibibirku
Tanggung jawabpun kujalani sebaik yang kumampu lakukan
Membuatnya semakin bersemangat menebar racun
Dimanapaun dan kapanpun ada kesempatannya
Sepertinya senyumku deritanya

Sebenarnya aku kasihan padanya
Untuk itulah aku pilih diam seribu basa
Biarlah DIA yang di atas sana
Yang Maha Tahu dan Maha Bijaksana
Yang akan menentukan nasibnya
Sesuai dengan janji-Nya

Bengkulu, 4 Agustus 2010


Hanifah Damanhuri