Kamis, 31 Desember 2009

MALAM TAHUN BARU

MALAM TAHUN BARU

Malam tahun baru
Malam yang ditunggu-tunggu
Banyak cara untuk menunggu
Banyak tempat untuk menunggu

Detik-detik tahun baru
Kembang api di beberapa lokasi menggebubu
Suara terompet menyayat kalbu
Seakan meniupkan, tahun baru harapan baru

Malam tahun baru
Baru saja berlalu
Tanpa kutunggu
Hari ini tetap saja dimulainya tahun baru

Untuk mengisi tahun yang baru
Jauhjauh hari ku bangun mimpi baru
Mimpi yang memompa semangatku
Untuk menjalani kehidupan yang berliku

Aku ingat nasehat Ustadz padaku
“Jika Allah menimpakan sesuatu
Kemudharatan kepadamu
Maka tidak ada yang dapat menhilangkannya
Kecuali Dia.
Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagimu
Maka tidak ada yang dapat menolak kurnia-Nya
Dia memberikan kebaikan itu
Kepada siapa yang dikehendaki-Nya
Diantara kamu hamba-Nya
Dan Dialah yang Maha Pengampun
Lagi Maha Penyayang”

Ya Allah yang Maha Kuasa, kupanjatkan doa pada-Mu
Jadikanlah aku diantara hamba-Mu
Yang mendapatkan kebaikan dari-Mu
Semoga terkabul doaku

Bengkulu, 1 Januari 2010


Hanifah Damanhuri

DOA PELANTIKAN TERINDAH

DOA PELANTIKAN TERINDAH

Di penghujung tahun 2009
Aku berkempatan hadir
Di acara pelantikan
Dan Acara Pisah Sambut di kampusku

Acara pelantikan berlangsung khidmat
Diawali dengan kiriman doa untuk Gus Dur
Pembacaan SK pemberhentian pejabat lama
Pembacaan SK pengangkatan pejabat baru
Dan acara seremoni lainnya

Tiba giliran pembacaan doa
Kusimak baik-baik dan ku aamiini
Doa yang dibacakan Rohaniwan
Aku merasa doanya indah sekali

Usai pembacaan doa
Kulihat Rohaniwan menyimpan catatannya
Di kantong baju gamisnya
Begitu acara resmi bubar
Ku kejar Rohaniwan tersebut
Kuminta catatan doanya

Aku merasa doa yang beliau susun
Berlaku untuk siapa saja
Sekecil apapun jabatan yang diembannya
Inilah rangkaian katanya

“Alhamdulillah…
Alhamdulillah hirabbil Alamin
Hundin yuafini niamihu wayu kafi mazida
Ya rabbana lakalhamdu kama yan basdhi
Li jalali wajhikal azimi sulthonik
Allahuma sholli ala Saidina Muhammad
Wa ala Ali Saidina Muhammad.

Ya Allah Ya Tuhan kami
Di hari yang penuh berkah ini
Kami bermunajat menghadap kehadiratMu ya Allah
Untuk mempersembahkan
Rasa syukur yang sedalam-dalamnya
Atas berbagai nikmat
Yang telah engkau curahkan kepada kami
Seraya memanjatkan doa
Kiranya acara Pelantikan dan serah terima jabatan
Pembantu Rektor Universitas Bengkulu
Periode 2009 – 2013
akan mendapat barokah dan ridha di sisiMu

Ya Allah ya Tuhan kami
Kami Agungkan NamaMu karena Engkau satu-satunya
Tempat kami menyampaikan harapan,
Mencurahkan segala isi hati
Karenanya ya Allah
Terrimalah kehadiran kami
Dengan sifatMu yang maha Rahman dan Rahim
Saat ini kami menyaksikan
Pelaksanaan Pelantikan dan serah terima jabatan
Pembantu Rektor Bengkulu
Dengan hikmat dan syahdu
Berkat ridho dan InayahMu ya Allah

Ya Allah ya Tuhan kami
Ya Rabbal Alamin
Tuhan pencipta dan penguasa alam semesta
Pengatur siang dan malam
Pengatur nikmat yang tiada tara
Dengan telah dilaksanakannya pelantikan
Dan serah terima jabatan Pembantu Rektor ini
Besar harapan kami kepadaMu ya Allah
Kiranya pengukuhan ini
Akan memperkokoh tekad kami
Untuk berprestasi dalam mengabdi
Mudah-mudahan keberadaan pembantu Rektor
Akan mampu mengangkat martabat Almamater
dan Alumni yang terampil
dan berperan nyata dengan mutu yang tinggi
Demi luhurnya cita-cita pendidikan
Dalam mencerdaskan kehidupan bangsa

Sadarkan kami
bahwa masa depan Bangsa dan Negara kami
Mendambakan Alumni
Yang berbobot ilmu, Amal dan Akhlak
Karenanya ya Allah
Bimbing dan tuntunlah kami
Jangan lengahkan kami
Dalam mengemban amanah ini
Taufik dan hidayahMu yang kami dambakan
Setiap saat limpahkanlah kepada kami
Kekuatan lahir dan bathin
Seraya sehat wal Afiat
Semoga kami
Dapat berbuat dan bertindak
Dengan penuh tanggung jawab
Bukakan pintu rahmatmu kepada kami
Jauhkanlah kami dari
rayuan fitnah, serakah, dengki dan khianat

Ya Allah
Ya Aziz
Ya Ghofar
Kami sadar
Bila mentari memancar diufuk timur
Saat itu hati kami berkata
Amanah apa yang kami dahulukan
Dan kebaikan apa yang akan kami dapatkan
Dan bila mentari sudah meninggalkan
Secercah sinar di ufuk barat
Saat itu juga hati kami berkata
Begitu banyak amanah yang kami pikul
Yang menanti dihari esok
Sementara sifat kikir dan tamak
Selalu ingin hadir menyelimuti
Rasa hasud dan dengki
Selalu mengelilingi
Saling curiga mencurigai
Sudah mulai kentara diantara kami
Terbersit suatu keraguan
Sanggupkan kami mengemban Amanah
Yang telah terpundak dibahu kami

Maka dari itu ya Allah
Berikan kami petunjuk dan hidayahMu
Jauhkan kami dari sifat-sifat tercela
Dan sifat-sifat buruk lainnya
Ya Allah ya Tuhan kami
Kami menyadari bahwa
Pada waktu Engkau memberi karuniaMu
Kami mungkin kurang mensyukuri nikmatMu
Namun pada waktu Engkau memberi cobaan
Kami masih pula meragukan kasih sayangMu
Terkadang kami lalai, lupa, khilaf dan Alfa
Oleh karena itu ya Allah
Ampunilah kesalahan kami
Orang tua kami
Para pendahulu-pendahulu kami yang sholeh
Rabbana Zalamna…
Rabbana Azina…
Subhana rabbika rabbi Izati Amma
Ya sifun
Wassala mu alal mursalin walham ….”

Semoga Allah mengabulkannya

Bengkulu, 31 Desember 2009


Hanifah Damanhuri

NB. Maaf kalau terdapat kekeliruan dalam menyalin bahasa Arabnya

Senin, 28 Desember 2009

RENUNGAN DI PENGHUJUNG TAHUN 2009

RENUNGAN DI PENGHUJUNG TAHUN 2009

Pergantian tahun Masehi
Tinggal beberapa hari lagi
Kucoba mengingat-ngingat lagi
Apa yang telah terjadi dan kujalani tahun ini

Kesibukan yang kujalani
Membuatku lupa memperhatikan kesehatan diri
Hingga suatu hari di awal tahun
Ketika kumerasa badan ku ini
Lelah dan letih sekali
Muka pucat tak berseri
Haid lama sekali
Kuputuskan untuk periksa diri

Setelah dokter memeriksa diriku ini
“Tumor mulut rahim (Miom keburt)”, kata dokter ke diri
Penyebab aku jadi Anemi
Dimana HBku 6 rendah sekali

Aku dirawat para ahli
Setelah ditransfusi
Tumor dirahimkupun dipreteli
Bersih sudah rahimku kini

Darah-darah asing yang masuk ketubuhku ini
Setelah bercampur dengan darahku sendiri
Membuat badanku bereaksi
Mata keruh, mulut kering, kepala pusing sekali
Badan seperti robot berat sekali
Berkatapun lambat sekali

Hari terus berganti
Alergipun berangsur pergi
Beberapa keluhanpun ikut pergi
Alhamdulillah, lumayan keadaanku kini

Berkat Rahmat Illahi
Untungnya pikiranku tetap berfungsi
Tetap bisa mengajar dan membimbing skripsi
Beberapa orang bimbinganku diwisuda tahun ini

Ku ulang lagi cerita ini
Karena tanggapan orang bervariasi
Ada tanggapan yang menyenangkan hati
Ada tanggapan yang menyakiti

Kupandang perlu cerita ini
Biar jadi pelajaran agar awas sejak dini
Agar rahim wanita tidak berisi
Tumor atau kanker yang merusak diri

Sering kurasakan sendiri
Bertemu manusia aneh sekali
Melihat orang susah, dia senang hati
Melihat orang senang, dia gelisah hati

Aku mengerti
Karena iblis telah berjanji
Akan berada dihati
Orang yang sombong, iri dan dengki

Kuingat-ingat pula kebahagian yang kualami
Duh tak terhitung, banyak sekali
Melampaui yang kuingini
Membuatku tercengang sendiri

Kebahagianku bertambah jadi
Ketika di ujung tahun dapat puisi
Kiriman anak kandung sendiri
Berisi doa yang indah sekali

“Senantiasa sabar & ikhlas
Menghadapi ujian hidup
Itulah Mama.
Seseorang yang dibekali sifat yang mulia
Tempaan keluarga yang berakhlakul karimah
Seorang yang kurasa kehadirannya untukku
Seperti Siti Aminah, Ibunda Rasulullah
Mama,
Untuk semua hari yang lelah
Dan malam terjaga mendoakanku…
Ijul berdoa semoga Allah selalu sayang
Allohummagh firlii
waliwali dayya
warhamhuma
kamma robbayani shagiro…
Selamat hari ibu”

Itu semua berkat Rahmat Illahi
Kucurannya tak berhenti-henti
Semoga begitu sampai nanti
Sampai nyawa berpisah dari diri

Alhamdulillah …
Terimaksih Ya Rabbi
Untuk semua kebahagiaan ini
Untuk cobaan, dan peringatan yang terjadi
Supaya aku ingat padaMu dan tidak lupa diri

Bengkulu, 28 Desember 2009


Hanifah Damanhuri

Senin, 14 Desember 2009

KETIKA ELLY BERSAMA KAMI

KETIKA ELLY BERSAMA KAMI

Begitu nama Elly disebut
Kenangan menjadi ibu muda
Membayang kembali

Kuingat langkah nekad
Mengambil PERUMNAS tipe 54/ 200
Ketika masih dosen baru di UNIB
Cicilannya lebih besar dari separoh gajiku
Gaji suamiku yang PNS juga waktu itu
Dijumlahkan dengan sisa gajiku
Cukup untuk hidup sederhana

Tanah dibelakang rumah cukup luas dan subur
Singkong dan pisang tumbuh dengan subur
Daunnya sering dijadikan sayur
Padahal dulu aku paling tidak suka daun singkong

Ayampun berkembang biak
Sehingga sewaktu-waktu
Telur dan ayamnya
Jadi santapan kami

Dalam situasi sulit tersebut
Aku sempat bertanya pada tanteku
Bagaimana caranya beliau mengelola keuangan
Sehingga walau PNS tapi kaya dihari tua
“Belanjakanlah uang sesuai kemampuan atau
Belanjakanlah uang sesuai keperluan
Jangan sampai berhutang
Sekali berhutang
Lama-lama hutangnya jadi membengkak
Karena gali lobang tutup lobang”, jawab tanteku

Akupun ketika ABG banyak belajar dikeluarga temanku
Setiap malam ibunya menghitung duit
Yang didapat dari berjualan hari itu
Menyisihkan untuk modal
Menyisihkan untuk disimpan
Menyisihkan untuk keperluan
Dengan hidup sesederhana mungkin

Persoalan makan masih bisa kuatasi
Persoalan siapa yang akan mengasuh putraku
Tidak bisa kuatasi
Mencari pembantu bukanlah persoalan yang mudah
Dititipkan ke siapa dititipkan ?
Kita baru dirantau orang

Akhirnya suamiku membawa Elly salah seorang adiknya
Untuk ikut bersama kami dan disekolahkan di SMP
Tumbuh dan berkembanglah putraku
Ditengah-tengah kasih sayang papa, mama dan tantenya

Kami hidup sesederhana mungkin
Serung kami membikin rendang
Dengan kinco lebih banyak dari dagingnya
Hari pertama berupa gulai
Hari kedua berupa kalio
Hari ketiga sudah jadi rendang tanpa daging

Yang paling susah dihadapi
Ketika putraku
Meminta mainan seperti mainan temannya
Kadang tak terjangkau belinya
Untung dia mau diganti denagn mainan
Mobil-mobilan dari plastik
Yang ditarik pakai tali rafia

Betapa senangnya perasaan dihati
Ketika diakhir bulan
Tidak tekor
Begitulah arti kaya bagiku

Bengkulu, 14 Desember 2009

Hanifah Damanhuri

Minggu, 13 Desember 2009

KAMI BERI DIA NAMA “IHSAN”

KAMI BERI DIA NAMA “IHSAN”

Memberi nama bayi
Susah-susah gampang
Kenyataannya anak pertamaku
Setelah dua bulan dilahirkan
Baru dapat nama yang cocok dihati
Nama itupun pemberian uniku
Yang mengasuhku sejak bayi

Ku ingat pula
Cara mamaku memberi nama adik bungsuku
Namanya diambil dari nama perawat di RSUP Bkt
Yang merawat mama waktu melahirkannya

Hari ini
Kami dapat kehormatan
Untuk memberi nama bayi si Elly
Adik iparku
Yang beberapa hari yang lalu
Melahirkan di RS Bunda
Atas saran Prof Suheimi
Yang menjadi sahabatku di milis Rantaunet

Kehormatan tersebut diberikan
Atas penghargaan terhadap suamiku
Yang telah mencarikan jalan keluar
Disaat yang tepat
Bahkan nyaris terlambat

Penderitaan yang sangat berat
Bersabung nyawa sehari semalam lamanya
Dengan tensi berkisar 150 – 250
Hampir saja merenggut nyawa si Elly

Untunglah hidayah Allah datang
Kepada kami semua
Aku yang di Bengkulu
Si Elly dan kakaknya di RSUP Padang
Prof Suheimi di Pekanbaru
Melalui SMS
Telah besinergi membantu si Elly
Berkat Rahmat Allah yang Maha Kuasa
Lewat tangan dokter IHSAN Suheimi di RS Bunda
Nyawa si Elly dan bayinya terselamatkan
Alhamdulillah

Aku dan suamiku berembuk
Akhirnya dalam waktu yang singkat
Kami dapatkan nama yang indah dan hebat
“Muhammad(M) IHSAN Irwan”
M pangkal nama Suamiku
IHSAN nama dokter yang membantu persalinan
Irwa nama bapak bayi
Dengan panggilan ii

Kedengaran di telpon tadi
Suara si Elly yang riang dan bahagia
Apalagi setelah dapat nama untuk bayinya

Terimaksih untuk kebahagiaan ini Ya Allah
Engkau beri kesempatan kepada kami
Untuk membahagiakan si Elly
Yang pernah bersama kami setahun lamanya
Ikut mengasuh anak pertamaku ketika batita
Seusai pulang sekolah di SMP

Bengkulu, 13 Desember 2009


Hanifah Damanhuri

Sabtu, 12 Desember 2009

OTA

OTA


Ota
Ota
Ota

Ota apa saja
Selalu menarik kita
Untuk ikut berbicara
Walau kadang bertengkar jadinya

Ota
Ota
Ota

Paling asyik rasanya
Ketika ma ota
Kalau tak percaya
Silakan ma ota

Ota
Ota
Ota

Ota para gadang ota
Tidak dapat dipercaya
Habis waktu sia-sia
Lebih baik nggak ma ota

Ota
Pta
Ota

Ota yang berguna
Habis maota bertambah ilmunya
Habis maota dapat sumber dana
Habis maota dapat pahala

Ota
Ota
Ota

Ota berguna
Ota sia-sia
Mau pilih yang mana
Ditentukan oleh kita


13 Desember 2009


Hanifah Damanhuri

KIBARKANLAH BENDERA FT

KIBARKANLAH BENDERA FT

Hari ini
Hari istimewa bagimu
Hari saudara dinyatakan
Sebagai SARJANA TEKNIK

Bahagiamu
Bahagiaku
Bahagia kita semua

Namun perjuangan yang sesungguhnya
Perjuangan engkau sebagai Sarjana Teknik
Baru saja akan dimulai

Apapun yang saudara kerjakan nanti
Orang akan berkata
Saudara sarjana teknik UNIB

Kami yakin
Saudara kuat bersaing
Kami yakin
Saudara mampu jadi yang terbaik

Selamat jadi Sarjana Teknik
Selamat berjuang
Dan kibarkanlah bendera FT
Dimanapun saudara berada
Doa kami menyertaimu


Bengkulu, 12 Desember 2009

Hanifah